Logo Rabu, 22 Agustus 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan warga Jakarta tidak perlu takut dengan aksi teror yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, sebagai seorang manusia yang beragama hal-hal seperti itu jangan menjadikan kita mundur. Namun demikian kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

"Kita tidak takut. Sebagai orang yang beragama, kita hidup bermasyarakat dengan niat baik dan tulus. Tidak ada yang perlu ditakuti," tegas Prasetyo pada KORANMETRO.com di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018) kemarin.

Dari rentetan peristiwa yang terjadi, Pras biasa dipanggil, meminta masyarakat harus mampu menjaga lingkungan masing-masing bahkan harus ditingkatkan dari biasanya.

"Kepada masyarakat mari kita jadikan peristiwa ini untuk meningkatkan kewaspadaan. Orang-orang tersebut (teroris) adalah orang yang tidak bertanggung jawab dan sangat biadab," ungkapnya.

Selain itu, Pras juga mengimbau warga tidak ikut-ikutan menyebar video aksi penyerangan maupun foto-foto korban aksi tersebut.

Sebab, kata dia, foto-foto itulah yang justru diharapkan oleh pelaku teror menjadi alat propaganda untuk menakut-nakuti warga.

"Makanya, termasuk teman-teman media kalau dapat kiriman foto korban, jangan malah disebar. Tapi langsung di delate!. Tujuan terorisme itu kan memang menebar ketakutan kepada kita dan mengharapkan kita untuk menyebarluaskan foto-foto tersebut," ungkapnya.

Pras juga optimis peristiwa saat ini, segera cepat dapat selesai. Dirinya turut berbela sungkawa kepada korban, serta  berharap para pelaku dapat segera di tangkap, sadar dan menyerahkan diri.

"Kita ini bangsa Indonesia, bangsa besar dan berdaulat, Insya Allah kita bisa mengirimkan pesan balik ke mereka (kelompok teror-red). Mereka tidak akan bisa lari," ujar Pras.

"Saya tentu berduka dan  kami sangat prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan korban meninggal mendapatkan tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Pras.

Seperti diketahui, dalam sepekan ini aksi teror berantai menimpa sejumlah wilayah di Tanah Air. Berawal di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Selasa 8 Mei 2018 keributan antara napiter dengan petugas jaga.

Selanjutnya pada Minggu 13 Mei 2018 pengeboman terjadi di 3 gereja sekaligus di Surabaya dan pada malam harinya juga terjadi di sebuah rusun di Sidoarjo.

Setelah itu, Senin 14 Mei 2018 di Mapoltabes Surabaya. Berlanjut Rabu 16 Mei 2018 telah terjadi serangan terduga teroris di Mapolda Riau. (potan simamora)

 

Radja Konsultan Perizinan, siap membantu pengurusan dokumen legalitas perusahaan Anda dalam mendirikan PT, CV, UD, Koperasi, SIUP, TDP, TDUP, IUI, TDG, SIUP MB, IMB, KRK, IPTB, SLF, SKK, dll. Untuk wilayah Jakarta, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Untuk info lengkap hotline: 081510868686 / WA: 081285833108. (Jack Rusto)