Logo Rabu, 22 Agustus 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ilustrasi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat Wahid Husen dan suami Inneke, Fahmi Darmawansyah, membuat Kementerian Hukum dan Ham tersentak.

Oleh karena itu, Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly berjanji melakukan pembersihan fasilitas yang tak sesuai standar di lapas dan rutan mulai Senin (23/7/2018) besok.

“Bapak Menkum HAM mulai Senin besok akan dilakukan pembersihan terhadap fasilitas-fasilitas yang tidak sesuai dengan standar di seluruh Indonesia,” ujar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Sri Puguh Budi Utami, seperti dilansir Minggu (22/7/2018).

Yasonna juga menginstruksikan kepada kepala lapas dan kepala rutan di seluruh Indonesia agar menaati peraturan dan menegakkan SOP.

“Tadi pagi dilakukan instruksi kepada kalapas karutan untuk menegakkan SOP dalam melakukan fungsional kita lakukan belakangan ini. Kami menyampaikan hal ini paralel dengan persiapan revitalisasi pemasyarakatan,” katanya.

Sedangkan soaladik Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang juga suami dari Airin Walikota Tangerang Selatan menurut data yang diperoleh Kemenkumham sudah kembali ke Lapas Sukamiskin. Sementara Fuad Amin hingga kini masih dirawat inap di rumah sakit.

“Berkaitan dengan pendalaman tadi siang sampai sore bahwa apa yang beredar di medsos itu hasil dari penahanan warga binaan lapas, yang pertama Tubagus Chaeri Wardana berdasarkan hasil pendalaman kami di media 16.30 WIB dia sudah kembali ke lapas dari rumah sakit. Sedangkan Fuad Amin masih dalam status rawat inap di rumah sakit,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Liberti Sitinjak di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said.

Seperti diketahui, selain Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, ada 3 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap fasilitas napi korupsi di Lapas Sukamiskin, yakni staf Wahid Husen, Hendry Saputra.(rus)