Logo Selasa, 18 Juni 2019
images

Kondisi jalan di Tarumajaya Raya Kp.Tikungan Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (foto: tahar)

BEKASI, KORANMETRO.com - Kedapatan jalan licin dan penuh ceceran tanah lempung, pengguna jalan di lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Cibitung Cilincing (sda 24) mengeluhkan pihak pengelola proyek yang kurang peka terhadap kondisi jalan yang membahayakan pengguna jalan. 

Hal tersebut diungkap salah satu pengguna jalan yang menyaksikan
 seorang pengendara motor jatuh tergelincir di Jalan Raya Tarumajaya, Kampung Kelapa Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (21/1/2019) kemarin. 

"Kondisi jalan seperti ini pada saat hujan bisa dibayangkan. Padahal jalan ini kalau pagi banyak dilintasi oleh pengendara lain di luar Tarumajaya, ada yang tujuannya bekerja dan ada yang hanya mengantar anak sekolah," ujar Abdul Rahman salah satu pengendara motor asal Buni Bhakti, Babelan.

Kholis, Warga Kampung Kelapa juga mebenarkan adanya insiden tersebut, diakui dirinya sengaja ke lokasi proyek karena ada yang jatuh tergelincir.
 "Ada tetangga bilang katanya ada yang jatuh, saya juga lihat kondisi jalannya memang licin dan becek," ucapnya menyayangkan.

Saat dikonfirmasi ke pekerja PT Waskita sebagai pelaksana proyek pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Irfan bersama kedua rekannya Zaidan dan Rojak mengaku bahwa tugasnya di proyek adalah petugas Safety (keselamatan-red). Namun terkait adanya korban jatuh dari pengendara motor, petugas Safety tersebut tidak mengetahuinya.

"Saya baru mulai kerja jam 8 pagi, kalau kejadiannya pagi di bawah jam 8 saya tidak tahu, silahkan saja temui Pak Toto di kantornya, dia itu kepala Safety nya," jelas Irfan kepada bekasipedia.com (KORANMETRO GROUP).

Namun saat bekasipedia.com, mendatangi kantor yang dimasud untuk verifikasi kejadian jatuhnya pengendara motor dan jalan licin, Kepala Safety tidak berada di tempat, sampai berita ini ditulis, pihak Safety Waskita tidak memberikan klarifikasi terhadap jalan yang licin dan jatuhnya pengendara bermotor tersebut terkesan masa bodoh dan cuek. 

Dari pengamatan bekasipedia.com, di Jalan Tarumajaya Raya, Kampung Keramat, Desa Segarajaya, selain adanya kegiatan pembangunan jalan tol, terdapat pula kegiatan pengurukan lahan yang berpotensi menjadikan jalan kotor dan licin.

Adanya kejadian tersebut, masyarakat di sekitar lokasi proyek berharap agar ada perhatian lebih lanjut dari pengelola pengurukan lahan dan juga pelaksana pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing untuk lebih peka terhadap kondisi jalan yang kerap membahayakan pengguna jalan.

Di tempat terpisah, Bhimaspol Sektor Tarumajaya, Brigadir Polisi Nurhadi mengatakan bahwa dirinya sudah mengingatkan pihak Waskita dan pelaksana proyek untuk memperhatikan kondisi jalan agar tidak timbul kecelakan. 

"Saya seringkali katakan untuk tidak mengirim armada bila cuaca mendung dan turun hujan," tegasnya.(tahar)